Belinyu, BERITA SMANSABEL – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik SMA Negeri 1 Belinyu. Sebanyak enam tim penelitian berhasil lolos seleksi proposal Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Tahun 2026, sebuah ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan sebagai wadah bagi pelajar untuk mengembangkan budaya riset, inovasi, dan pemecahan masalah melalui karya ilmiah.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa budaya penelitian di SMA Negeri 1 Belinyu terus berkembang. Berbagai proposal yang diajukan mengangkat potensi sumber daya alam lokal Bangka serta isu-isu kesehatan dan lingkungan yang relevan, sekaligus menawarkan solusi inovatif berbasis penelitian ilmiah.
Tiga tim yang berada di bawah bimbingan Bapak Riski Yudhatama, S.Pd. berhasil meloloskan proposal penelitian, yaitu:
- Tim 1 yang beranggotakan Dwi Saputra dan Ervan Dwi Prasetya dengan judul penelitian “Efek Kemopreventif Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Induksi Karsinogenesis pada Model Hewan melalui Modulasi Stres Oksidatif dan Ekspresi Gen Apoptosis.”
- Tim 2 yang terdiri dari Sheril Evrilliza dan Tian Al Talita dengan judul “Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Lada Putih Bangka dan Lidah Buaya terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli pada Luka Ringan.”
- Tim 3 yang beranggotakan Khansa Mutia Zalfa dan Nabila dengan judul “Evaluasi Aktivitas Neuroprotektif Ekstrak Daun Rhodomyrtus tomentosa terhadap Model Penyakit Alzheimer Berbasis Stres Oksidatif dan Neuroinflamasi.”
Sementara itu, tiga tim lainnya berada di bawah bimbingan Bapak Fauzan Rananda, S.Pd., M.Sc., yaitu:
- Tim 4 yang terdiri dari Elysia Fiorenza dan Helsa Novelita S. dengan judul “Uji Efektivitas Ekstrak Daun Resam (Gleichenia linearis) sebagai Bahan Aktif dalam Pembuatan Facial Wash untuk Mengangkat Kotoran di Wajah.”
- Tim 5 yang beranggotakan Astrid Vidyanata Silaban dan Aufa Fadiyyah Mumtazah dengan judul “Uji Efektivitas Plester Pasta Berbasis Kaolin Bangka dan Ekstrak Kalanchoe pinnata dalam Mempercepat Proses Penutupan Luka Sayat pada Model Hewan.”
- Tim 6 yang terdiri dari Kartika Baduge dan Yocelyn Agatha dengan judul “Analisis Efektivitas Kombinasi Tanaman Air Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dan Purun Tikus (Eleocharis dulcis) sebagai Fitoremediasi Kadar Timbal (Pb) pada Air Tercemar akibat Aktivitas Tambang Timah.”
Kepala SMA Negeri 1 Belinyu menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para peserta didik dan guru pembimbing. Menurutnya, keberhasilan enam tim menembus seleksi proposal OPSI 2026 merupakan hasil dari kerja keras, semangat belajar, serta komitmen sekolah dalam membangun budaya penelitian di kalangan peserta didik.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik dan guru pembimbing yang telah berhasil meloloskan proposal penelitian pada OPSI 2026. Prestasi ini menunjukkan bahwa peserta didik SMAN 1 Belinyu memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. Semoga pada tahapan berikutnya seluruh tim dapat terus menyempurnakan penelitiannya dan meraih prestasi terbaik di tingkat nasional,” ujarnya.
Salah satu guru pembimbing, Riski Yudhatama, S.Pd., mengungkapkan bahwa proses penyusunan proposal dilakukan melalui pendampingan yang intensif, mulai dari penentuan topik penelitian, penyusunan metodologi, hingga penyempurnaan naskah proposal.
“Kami mendorong peserta didik untuk tidak hanya mengikuti kompetisi, tetapi juga memiliki budaya berpikir ilmiah dan mampu menghadirkan penelitian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan inovasi dan meningkatkan kualitas penelitian siswa,” katanya.
Senada dengan itu, Fauzan Rananda, S.Pd., M.Sc. berharap keberhasilan ini menjadi awal dari lahirnya lebih banyak inovasi penelitian yang memanfaatkan potensi lokal Bangka sebagai solusi terhadap berbagai persoalan di bidang kesehatan, lingkungan, maupun teknologi.
Keberhasilan enam tim ini semakin mempertegas komitmen SMA Negeri 1 Belinyu dalam mengembangkan budaya riset di lingkungan sekolah. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, sekolah berharap peserta didik tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, bermanfaat, dan berdaya saing di tingkat nasional.
Keluarga besar SMA Negeri 1 Belinyu turut memberikan doa dan dukungan kepada seluruh tim agar dapat mengikuti tahapan OPSI 2026 berikutnya dengan lancar, menyempurnakan hasil penelitiannya, serta mengharumkan nama sekolah, Kabupaten Bangka, dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tingkat nasional.
(fr/fr)



