Belinyu, BERITA SMANSABEL – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah, SMA Negeri 1 Belinyu menyelenggarakan In House Training (IHT) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengusung tema “Manajemen Pembelajaran dan Akuntabilitas Tata Kelola Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMA Negeri 1 Belinyu.” Kegiatan ini menjadi wadah bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kompetensi profesional, memperkuat manajemen pembelajaran, serta membangun tata kelola sekolah yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
IHT Tahap I yang dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026, diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan yang meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, sambutan Kepala SMA Negeri 1 Belinyu, serta pembukaan resmi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh peserta yang hadir.
Kepala SMA Negeri 1 Belinyu, Arif Mulyadi, S.E., M.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan kualitas pendidikan harus dimulai dari peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan sebagai pelaksana utama proses pembelajaran di sekolah.
“Manajemen pembelajaran yang baik harus didukung oleh tata kelola guru dan tenaga kependidikan yang profesional, akuntabel, serta memiliki komitmen untuk terus belajar. Melalui In House Training ini, kita tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga membangun budaya kerja yang kolaboratif dan berorientasi pada pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik,” ungkap Arif Mulyadi.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi “Kebijakan Pendidikan di Sekolah Menengah Atas” oleh Deswarman, M.Pd. Materi tersebut membahas arah kebijakan pendidikan terkini, implementasi program pemerintah, serta strategi sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di era yang terus berkembang.
Pada sesi siang hari, peserta memperoleh materi “Well-Being Guru dalam Membangun Pembelajaran Berkualitas untuk Mempersiapkan Peserta Didik Menghadapi Sukses Tes Kemampuan Akademik (TKA)” yang disampaikan oleh Rakhmawati Tri Lestari, S.Psi., M.Psi. Melalui materi ini, guru diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, keseimbangan emosional, dan kesejahteraan diri sebagai modal utama dalam menciptakan suasana belajar yang positif, inovatif, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Tema “Manajemen Pembelajaran dan Akuntabilitas Tata Kelola Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMA Negeri 1 Belinyu” menjadi benang merah dalam seluruh rangkaian kegiatan IHT. Tema tersebut menegaskan komitmen sekolah untuk terus memperkuat sistem pembelajaran yang efektif, meningkatkan profesionalisme guru, serta membangun tata kelola organisasi yang transparan, bertanggung jawab, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi diskusi dan refleksi, yang dipandu oleh fasilitator. Pada sesi ini, seluruh peserta berbagi pengalaman, menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran, serta merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027.
Melalui penyelenggaraan In House Training (IHT) Tahun Ajaran 2026/2027, SMA Negeri 1 Belinyu berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin siap menghadapi berbagai tantangan pendidikan, mampu menerapkan manajemen pembelajaran yang inovatif, serta menjunjung tinggi akuntabilitas dalam tata kelola sekolah. Dengan semangat belajar sepanjang hayat dan kolaborasi yang kuat, SMA Negeri 1 Belinyu terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap