Suasana Upacara Hari Pertama MPLS Tahun Ajar 2026/2027 di SMAN 1 Belinyu, Kamis (14/7/2026). (Humas SMANSABEL)Belinyu, BERITA SMANSABEL – SMA Negeri 1 Belinyu resmi mengawali pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026). Hari pertama MPLS diikuti oleh seluruh murid baru melalui berbagai kegiatan yang bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah, membangun karakter, serta membekali murid dengan wawasan kebangsaan dan kesadaran hukum di era digital.

Suasana Upacara Hari Pertama MPLS Tahun Ajar 2026/2027 di SMAN 1 Belinyu, Kamis (14/7/2026). (Humas SMANSABEL)
Kegiatan diawali dengan Salam Sapa Murid Baru yang disambut hangat oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan, murid baru juga mengikuti Upacara Bendera sebagai bentuk penanaman nilai nasionalisme dan kedisiplinan. Selanjutnya, Jaksa dari Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Belinyu menyampaikan materi Keadaban Digital dan Keamanan Digital. Dalam penyampaiannya, murid baru diberikan edukasi mengenai etika dalam menggunakan media digital, pentingnya menjaga jejak digital, menghargai hak dan privasi orang lain, serta memahami konsekuensi hukum dari penyalahgunaan media sosial dan teknologi informasi. Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai cara menjaga keamanan data pribadi, mengenali berbagai bentuk kejahatan siber, serta menggunakan teknologi secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.

Pengisian Materi Oleh Personel Kejari dan Polsek Kecamatan Belinyu Hari Pertama MPLS Tahun Ajar 2026/2027 di SMAN 1 Belinyu, Kamis (14/7/2026). (Humas SMANSABEL)
Pada sesi Aku Anak Indonesia Hebat, Karakter Kuat, personel Polsek Belinyu mengajak murid baru untuk menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat nasionalisme. Melalui materi tersebut, murid diberikan motivasi untuk menjauhi perilaku negatif, menaati aturan, menghormati sesama, dan menjadi pelajar yang mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Materi berikutnya adalah Wawasan Wiyata Mandala yang disampaikan oleh Kepala SMA Negeri 1 Belinyu. Dalam materinya, Kepala Sekolah menjelaskan fungsi sekolah sebagai pusat pendidikan yang memiliki budaya positif, tata tertib, serta nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh warga sekolah.
“MPLS bukan hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada murid baru, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membentuk karakter murid. Kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, gotong royong, serta kepedulian kepada sesama agar menjadi budaya positif yang akan terus tumbuh selama mereka menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Belinyu,” ujarnya.

Pengisian Materi Wawasan Wiyata Mandala Hari Pertama MPLS Tahun Ajar 2026/2027 di SMAN 1 Belinyu, Kamis (14/7/2026). (Humas SMANSABEL)
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan materi Aku dan Sekolahku serta Aku dan Sekitarku, yang memberikan pemahaman mengenai lingkungan sekolah, budaya belajar, tata tertib, serta pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar, kemudian dilanjutkan dengan Pengenalan Diri untuk membangun rasa percaya diri sekaligus mempererat kebersamaan antarsesama murid baru.

Tur Sekolah Yang di Pandu Oleh OSIS Pada Hari Pertama MPLS Tahun Ajar 2026/2027 di SMAN 1 Belinyu, Kamis (14/7/2026). (Humas SMANSABEL)
Kegiatan hari pertama MPLS ditutup dengan sesi Refleksi, Doa, dan Penutup. Melalui sesi ini, murid baru diajak mengevaluasi pengalaman belajar selama hari pertama sekaligus menumbuhkan semangat untuk mengikuti seluruh rangkaian MPLS dengan penuh antusias.
Melalui pelaksanaan MPLS Ramah, SMA Negeri 1 Belinyu berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan. MPLS menjadi langkah awal dalam membentuk murid yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kesadaran hukum, serta kecakapan dalam memanfaatkan teknologi digital secara bertanggung jawab.
(fr/fr)